
Kualitas karya sastra Tanah Air kembali terbukti menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi industri perfilman. Hal ini diperkuat dengan pengumuman nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2025, di mana tiga film yang diadaptasi dari buku sukses menorehkan prestasi gemilang dengan masuk dalam daftar nominasi bergengsi tahun ini. Tiga film tersebut adalah drama romansa-komedi ‘Home Sweet Loan’, drama sejarah ‘Perang Kota’, dan animasi fantasi legendaris ‘Panji Tengkorak’.
Ketiganya membuktikan bahwa adaptasi dari literatur, baik novel maupun komik memiliki kontribusi besar dan signifikan dalam memperkaya sinema nasional.

Film drama sejarah garapan sutradara terkemuka, Mouly Surya, ‘Perang Kota’ menjadi yang paling menonjol di antara film adaptasi, berhasil meraih total 10 nominasi. Film yang diangkat dari novel klasik legendaris karya Mochtar Lubis, ‘Jalan Tak Ada Ujung’ ini, mendominasi kategori utama.
Nominasi yang diraih ‘Perang Kota’ meliputi kategori bergengsi seperti Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik (Mouly Surya), dan Penata Musik Terbaik (Zeke Khaseli & Yudhi Arfani). Keterwakilan ‘Perang Kota’ di berbagai bidang menunjukkan keberhasilan dalam mentransformasi kedalaman literatur klasik ke dalam medium visual yang kuat dan memukau.

Film Visinema, ‘Home Sweet Loan’, yang diadaptasi dari novel blockbuster berjudul sama karya Almira Bastari, mencatatkan 4 nominasi di FFI 2025. Prestasi ini mengukuhkan popularitas buku Almira Bastari di layar lebar.
Nominasi yang diraih meliputi penulis Skenario Adaptasi Terbaik (Widya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie), Penata Suara Terbaik (Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra), Penyunting Gambar Terbaik (Aline Jusria), Pencipta Lagu Tema Terbaik (Brigita Meliala lewat lagu “Berakhir di Aku”).
Kehadiran film ini dalam nominasi skenario adaptasi menunjukkan apresiasi dewan juri terhadap keberhasilan tim penulis dalam membawa nuansa dan pesan dari novel populer ke dalam format film yang efektif.

Tak hanya dari novel, karya sastra visual berupa komik legendaris juga bersinar. Film animasi ‘Panji Tengkorak’ dari Falcon Pictures yang disutradarai Frederica dan Daryl Wilson, sukses masuk dalam nominasi Film Animasi Panjang Terbaik.
Adaptasi dari komik ikonik karya Hans Jaladara ini bersaing ketat dengan dua judul animasi panjang lainnya, ‘Jumbo’ dan ‘Warkop DKI Kartun’. Pencapaian ‘Panji Tengkorak’ menjadi angin segar bagi sub-genre film animasi di Indonesia, sekaligus menghidupkan kembali warisan budaya populer melalui teknologi sinema modern.
Tiga film adaptasi ini secara kolektif mengirimkan pesan penting: kolaborasi antara dunia sastra dan perfilman nasional berada di titik yang sangat produktif, menghasilkan karya-karya berkualitas yang diakui dalam ajang tertinggi perfilman Indonesia.
Sumber : RRI.co.id
0 Comments